Arsip untuk Mei 19th, 2008|Halaman arsip harian
A Song For Mama
Boyz 2 Men
You taught me everything
And everything you’ve given me
I always keep it inside
You’re the driving force in my life, yeah
There isn’t anything
Or anyone that I can be
And it just wouldn’t feel right
If I didn’t have you by my side
You were there for me to love and care for me
When skies were grey
Whenever I was down
You were always there to comfort me
And no one else can be what you have been to me
You will always be you always will be the girl
In my life for all times
Chorus:
Mama, mama you know I love you
Oh you know I love you
Mama, mama you’re the queen of my heart
Your love is like
Tears from the stars
Mama, I just want you to know
Lovin’ you is like food to my soul
Yes it is (5x)
You’re always down for me
Have always been around for me even when I was bad
You showed me right from my wrong
Yes you did
And you took up for me
When everyone was downin’ me
You always did understand
You gave me strength to go on
There was so many times
Looking back when I was so afraid
And then you come to me
And say to me I can face anything
And no one else can do
What you have done for me
You’ll always be
You will always be the girl in my life
Chorus:
Mama, mama you know I love you
Oh you know I love you
Mama, mama you’re the queen of my heart
Your love is like
Tears from the stars
Mama, I just want you to know
Lovin’ you is like food to my soul
Yes it is (5x)
Never gonna go a day without you
Fills me up just thinking of you
I’ll never go a day without my mama
Chorus:
Mama, mama you know I love you
Oh you know I love you
Mama, mama you’re the queen of my heart
Your love is like
Tears from the stars
Mama, I just want you to know
Lovin’ you is like food to my soul
Yes it is (5x)
Yes you are
KETIKA BURUNG MERPATI SORE MELAYANG
by. Taufik Ismail
Langit akhlak telah roboh di atas negeri
Karena akhlak roboh, hukum tak tegak berdiri
Karena hukum tak tegak, semua jadi begini
Negeriku sesak adegan tipu-menipu
Bergerak ke kiri, dengan maling kebentur aku
Bergerak ke kanan, dengan perampok ketabrak aku
Bergerak ke belakang, dengan pencopet kesandung aku
Bergerak ke depan, dengan penipu ketanggor aku
Bergerak ke atas, di kaki pemeras tergilas aku
Kapal laut bertenggelaman, kapal udara berjatuhan
Gempa bumi, banjir, tanah longsor dan orang kelaparan
Kemarau panjang, kebakaran hutan berbulan-bulan
Jutaan hektar jadi jerebu abu-abu berkepulan
Bumiku demam berat, menggigilkan air lautan
Beribu pencari nafkah dengan kapal dipulangkan
Penyakit kelamin meruyak tak tersembuhkan
Penyakit nyamuk membunuh bagai ejekan
Berjuta belalang menyerang lahan pertanian
Bumiku demam berat, menggigilkan air lautan
Lalu berceceran darah, berkepulan asap dan berkobaran api
Empat syuhada melesat ke langit dari bumi Trisakti
Gemuruh langkah, simaklah, di seluruh negeri
Beribu bangunan roboh, dijarah dalam huru-hara ini
Dengar jeritan beratus orang berlarian dikunyah api
Mereka hangus-arang, siapa dapat mengenal lagi
Bumiku sakit berat, dengarlah angin menangis sendiri
Kukenangkan tahun ‘47 lama aku jalan di Ambarawa dan Salatiga
Balik kujalani Clash I di Jawa, Clash II di Bukittinggi
Kuingat-ingat pemboman Sekutu dan Belanda seantero negeri
Seluruh korban empat tahun revolusi
Dengan Mei ‘98 jauh beda, jauh kalah ngeri
Aku termangu mengenang ini
Bumiku sakit berat, dengarlah angin menangis sendiri
Ada burung merpati sore melayang
Adakah desingnya kau dengar sekarang
Ke daun telingaku, jari Tuhan memberi jentikan
Ke ulu hatiku, ngilu tertikam cobaan
Di aorta jantungku, musibah bersimbah darah
Di cabang tangkai paru-paruku, kutuk mencekik nafasku
Tapi apakah sah sudah, ini murkaMu?
Ada burung merpati sore melayang
Adakah desingnya kau dengar sekarang
1998
Tinggalkan sebuah Komentar
Tanggapan (1)