Arsip untuk Januari, 2008|Halaman arsip bulanan
Persiapan sebelum ‘keputusan besar’ itu
Dalam bukunya, Keluarga Kaya Hati, aa gym menuliskan enam pilar yang dapat menyokong sebuah rumah tangga.
1. Pilar pertama: mempersiapkan diri
hal ini meliputi bagaimana seseorang mampu ’siap’ atas segala sesuatunya sebelum berani masuk dalam sebuah rumah tangga. Persiapan menikah, menurut Aa Gym adalah menikah sebagai jalan untukmenyempurnakanibadah kepada Allah SWT. bukan karena alasan-alasan seperti: ‘karena sudah waktunya’ atau karena usia sudah terlalu tua’ apalagi cuma karena dorongan nafsu syahwat atau dorongan emosional yang kurang mendasar. Jadi luruskan dulu niatnya. Niat gitu Lho…yang akan menentukan akhirnya. Jadi persiapannya juga bukan hanya sekedar hari H saja namun persiapan sebelumnya jauh-jauh hari. Kalo cuma persiapan Hari H, gak jamin juga..tau-tau kita ditakdirkan meninggal..jadi rugi kalo persiapan gak matang.
Diantaranya adalah, mempersiapkan keyakinannya pada Allah. yakin bahwa Allah yang menentukan baik buruknya. kita tidak boleh suuzhan, merasa rendah diri. Kita yakin ini milik Allah. kbahagiaan dan pertolongan adalah atas izin Allah. Setelah berikhtiar, kita tidak boleh merasa ragu sedikitpun untuk mengembalikan segala sesuatunya pada Allah.
Q.S Alfurqan: 74 Wahai Tuhan kami, karuniakanlah epada kamiistri danketurunan yang menjadi penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.
trus..kita persiapkan juga Akhlak dan kepribadian.Tingkatkan kepribadian baik/positif supaya disukai Allah SWT. melatih tingkat kedewasaan juga penting. dalam rumah tangga akan didapatkan masalah yang tentunya harus lebih dewasa dalam mengatasinya. Kemudian, siapkan Ilmu. Bercerminlah pada keluarga rasul, sehingga kita dapat berakhlak sebagaimana Rasulullah kepada keluarganya. Disamping ilmu agama, ilmu umum, kesehatan, psikologi keluarga dll. Kemudian siapkan keterampilan. Dalam hal ini masalah finansial….
2. Pilar kedua: menentukan Visi
Hal yang paling awal setelah menikah adalah; Hendak dibawa kemana rumah tangganya?
Membangun visi keluarga “Allah Oriented”. Ketakwaan pada Allah, pentingnya meneguhkankeimanan pada-Nya, karena semua kebahagiaan dan kemuliaan itu berbanding lurus dengan tingkat keyakinan pada Allah. kemudian istiqamah dalam beramal shaleh. Artinya, rumah tangga yang dibangun adalah …..(bersambung)
makin mengenali diri
Makin aku mengerjakan skripsi ini..makin aku mengenal diriku. Makin aku tau banyak kekuranganku…dan makin aku menarik diri, maikn aku mengetahui mengapa seseorang itu kecewa, mengapa seseorang bisa tertawa, sedih, mengapa orang-orang bisa saling menghargai, mengapa seseorang kemudian jatuh..aku makin tahu rasanya malu, bagaimana rasanya menjadi sekecil semut, aku makin tahu bagaimana perwujudan kasih sayang, cinta, bagaimana wujud perhatian, wujud kebanggaan…bagaimana wajah kemarahan, bagaimana ruang keihlasan terbentuk…subhanallah…Allah menunjukkan itu semua padaku. aku merasakan semuanya…
Allah tidak akan membebani sesorang kecuali atas kesanggupannya. jadi, aku pasti bisa menyelesaikan semuanya. ya, aku pasti bisa…jika mungkin orang berkata buruk akan dirimu, maka acuhkanlah, namun bukan berarti kau tidak mengambil kebaikan darinya. Itu kenyataan, maka terimalah kenyataan itu walupun pahit. Jangan pernah beranggapan bahwa semua sindiran adalah negatif..
Ini semua agar aku belajar lebih banyak lagi, mengejar segala ketertinggalanku…ya, semuanya sudah baik padaku…tak perlu merasa beredih ataupun berkecil hati. Berpikir dan berjiwa besarlah…
*18 Muharram 1429 H
Sebuah taujih
Bukan maksudku ingin berbagi nasib, Nasib adalah kesunyian masing-masing *chairil anwar
katanya Sebuah taujih
suatu hari sepulang kita berdua makan siang, dimana matahari tak mau kompromi dengan teriknya yang menyengat dan sepinya jalanan karena panggilan shalat jum’at harus dipenuhi oleh sebagian besar kaum muslimin. katamu sesaat dengan wajah berharap, sekalipun kutangkap engkau tersenyum berbeda dari biasanya.
xxxx: aku minta hak aku say!, baru kemudian aku beri hak mu. Oke
Liez: (sambil tersenyum) ah..bisa ajah…(udah tau gw juga butuh he..he..)
Aliran energi positifku mungkin tak cukup, tapi akan kucoba…dengan tersenyum…
Dalam surat Al-ashr (2-3) Allah berfirman:
Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Aku jadi bingung mau memberi apa. Setahuku taujih itu adalah sebuah arahan. sedangkan tausyiah itu nasehat.
Seperti kata sebuah Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim bahwa tidaklah beriman seseorang diantara kita, sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri.
Oke. akan kumulai saja dengan kalimat-kalimat sederhanaku.
Terkadang kita dijejali dengan masalah-masalah…terkadang kita seperti diserbu ratusan semut ataupun palu godam di kepala kita. Hingga kita terengah-engah untuk mencoba berhenti, bahkan ingin lari sebentar hanya untuk memuaskan, memastikan bahwa kita bisa tenang kembali.
Kadang juga kita seperti merasa dunia ini begitu sempit. Bertemu orang-orang yang itu-itu saja dengan pertanyaan sama, itu-itu saja. wuahhh…menyebalkannya dunia ini. samapai-sampai kita pun berkata…iya ini juga seperti udah mau mati !!!!
wekz..tunggu dulu..hei..hei…istighfar. Hati-hati…statement terakhir yang sempat kita ucapkan. Putus asa. Huwaahhh gak banget deh…masa’ terkesan putus asa begitu? Bukannya DIA gak suka dengan orang yang putus asa?…mmmhh nampaknya kita mesti kaji lagi diri kita yang sedang semrawut pikirannya.
pertama…istighfar dulu kaleee….setelah itu mungkin kita bisa menulis…Ya, jika kita gak pengen orang lain tau apa yang sedang terjadi pada diri kita. Sekedar kata “BENCI” atau “SEBAL” atau bahkan…”Aku senang” apapun itu kata terbesar dan terberat yang dipikirkan. maka tuliskanlah walau hanya satu kata. Kalo sempat ke losari..bisa aja seh teriak di sana. Tapi hati-hati…
khawatirnya kita dikira lepasan rumah sakit dadi..wakakak…:p
trus…kalo mau lanjutin tulisannya bisa juga..curhat deh puas-puasnya sampe capek2…Usahakan jangan lari mencari kesenangan lain. ya..jangan lari…tuntaskan dulu yang satu neh..okay kalo udah puas kedua, …berwudhu…shalat n berdoa..nangis puas2 juga bisa…akui dan omongin semuanya ma DIA. ungkapin semuanya sampe aliran sungai di wajah kita itu berhenti perlahan….lama-lama jiwa ini akhirnya menemukan muaranya…ada juga yang mencoba tilawah surat Ar rahman…yang mengingatkan kita kembali akan makna kesyukuran pada Nya. Fa bi ayyi a laa i rabbi ku maa tukadzdzibaan. Maka nikmat tuhanmu yang manakah lagi yang kau dustakan? mak nyoss deh…
Allah memberi kita masalah-masalah yang banyak…adalah salah satu kesempatan bagi kita bagaimana kita menunjukkan padaNya bahwa kita makin bersyukur padaNya. Alhamdulillah masih diberi masalah…bersyukur masih dipertemukan dengan orang-orang yang sama, itu-itu saja…Justru mestinya kita bahagia. Bahwa teman-teman masih senantiasa menanyakan diri kita…senantiasa menjejali kita denagn aturan-aturan, target-target, mungkin dengan begitulah kita makin mengetahui diri kita yang sebenarnya.
Ya..rehat itu perlu..tapi jangan lama-lama…ingat lagi ma tujuan kita hidup di dunia..khalifatul fil ardhi..menjadi khalifah di muka bumi…mau jadi pemimpin, mau jadi pahlawan… ya gak boleh lemah. kalo jatuh sebentar jangan kelamaan cepat bangkit lagi…coz, ada apa gak ada kita, kereta tetap berjalan tanpa menunggu kita. kereta ini begitu cepat berlari…
Mengutip perkataan Anis Matta, bahwa pahlawan bukanlah orang suci yang turun dari langit yang diturunkan ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat, secepat kilat untuk kemudian kembali ke langit. Pahlawan yaitu orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis. Mereka hanya manusia biasa yang berusaha memaksimalkan seluruh kemampuannya untuk memberikan yang terbaik bagi orang-orang disekelilingnya. Mereka merakit kerja-kerja kecil jadi sebuah gunung: karya kepahlawanan adalah tabungan jiwa dalam masa yang lama.
okay!!! semangat lagi..tarik napas perlahan…samakan tarikan sisi kiri dan kanan bibir kita…senyumlah !!! kita harus jadi pahlawan loh…bukan pahlawan bertopeng palagi pahlawan kesianagn..tapi pahlawan dan pemimpin untuk diri kita sebelum menjadi pahlawan dan pemimpinnya umat. seep!!!
JIka kemarin-kemarin kita belum mampu berakhlak yang baik, belum mampu melakukan yang terbaik, meraih yang terbaik…maka tidak perlu menyesal berkepanjangan…ayo melangkahlah lagi… hadapi dengan baik. mari benahi dengan perlahan tapi pasti. jadilah kembali teladan yang baik dan buatlah sesuatu yang terbaik. semua sudah berlalu cukuplah semua menjadi pelajaran berharga. naik kereta lagi untuk MELANGKAH LEBIH JAUH…dan sebuah lomatan yang tinggi…
Allah SWT berfirman:
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu, maafkanlah mereka, dan bermusyawarahlah denagn mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya”
(Q.S Ali Imran:159)
to: xxxx
petualangannya jangan kelamaan..pesanku hanya satu.
satu kotak pie rasa coklat dan keju…harganya palingan 15 ribu kau bisa traktir aku khan??? (jangan lupa lihat di kotaknya ada label halalnya ataw kagak)
mmmhhh uenakkk
^_^ jazakillah
Uhibbuki Fillah
*ririsu_chan
<bukan untuk sesiapa, namun seperti berkata pada diri sendiri>
Melirik persahabatan Rasulullah (1)
Bro, sist…masih ingatkah dengan cerita Rasulullah saat Hijrah bersama Abu bakar?
Bagaimana saat di gua Tsur Abu Bakar berusaha melindungi Rasulullah. Ia berjalan di depan, memastikan segala sesuatunya dalam gua aman. Ia berkata pada Rasulullah “Demi Allah, janganlah engkau masuk kedalamnya sebelum aku masuk terlebih dahulu. Jika di dalam ada sesuatu yang tidak beres, biarlah aku yang terkena, asal tidak mengenai engkau”. Rasulullah merebahkan kepalanya di atas pangkuan Abu Bakar dan tertidur. Abu bakar pun tidak ingin rasulullah terganggu tidurnya padahal ia disengat binatang. Ia meneteskan air mata saking menahan rasa sakit, namun air mata itu mengenai wajah Rasulullah. Rasulullah mengetahui hal itu dan kemudian ia bangun dan meludahi bagian yang digigit sehingga hilang rasa sakitnya.
Kemudian suatu saat, Orang-orang Quraisy yang mencari Rasulullah sudah mendekati mulut gua, Namun Allah lebih berkuasa. Abu Bakar sangat khawatir saat itu ketika ia melihat beberapa orang depan mulut gua tersebut “Andaikata mereka melongokkan pandangannya mereka tentu saja melihat kita, Rasulullah” kata Abu bakar. “Apa perkiraanmu wahai abu bakar tentang dua orang, sedang yang ketiga adalah Allah?”
Dalam surat At taubah:40 Allah berfirman;
“Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (Musyrikin mekkah) mengeluarkannya (dari mekkah) sedang dia salah seorang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu itu dia berkata pada temannya, “janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya dan emmbantunya dengan tentara yang tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha bijaksana.
Dalam sirah disebutkan pula bahwa Abu bakar bukan saja khawatir pada dirinya, tetapi sebabnya yang pasti adalah kekhawatirannya terhadap nasib Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. “Jika aku terbunuh, maka aku hanyalah seorang manusia. Namun jika engkau terbunuh, maka umat tentu akanbinasa ” lalu rasulullah bersabda, “Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah beserta kita”.
Ya, Allah bersama kita. kapan pun dan dimanapun. Allah bersama kita. Allah bersama hambaNya yang beriman.
dari sirah tadi, ada hal lain yang menarik bagi saya. yakni sebuah persahabatan Rasulullah dengan Abu Bakar yang sangat kental. bagaimana Abu bakar yang ingin melindungi Rasulullah, mebuat rasulullah nyaman dengan membiarkan rasulullah tiduur dipangkuannya. abu bakar sangat menjaga Rasulullah, namun saat kemudian tahu Abu bakar digigit binatang, Rasulullah dengan kasihnya pun mengobati Abu Bakar. Tidak hanya itu, saat Abu bakar ketakutan akan kejaran musuh yang sampai depan gua tempat mereka berlindung, maka Rasulullah menghiburnya dengan berkata bahwa Allah bersama mereka. Laa tahzan Innallaha ma’ana. subhanallah…rasa saling menjaga dan megasihi yang sangat dalam. tak terasa mata ini berkaca-kaca… apakah saya telah menjaga sahabat saya, saudara saya dengan sebuah kasih?
jangankan terlalu jauh membayangkan menjaga sahabat, saudara kita dari musuh, apa kita sudah menjaga mereka dari sebuah keburukan? Sudahkah kita menjaga persaudaraan kita dengan baik? menjaga aib saudara, menjaga perasaan saudara kita, membantu mengatasi kekhawatirannya…
Pulanglah dan minta maaflah pada sahabat kita, saudara kita…
semoga Allah SWT terus menjaga persahabatan, persaudaraan karenaNya. Amiin
Pak Harto pun akhirnya pergi
Mengucapkan duka cita atas meninggalnya mantan presiden Republik Indonesia periode 1967-1998, Jend. (purn) H.M. Soeharto di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) hari ini jam 13.10. Mudah-mudahan Allah mengampuni dosa-dosa beliau dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menerima takdir ini.
Tadi habis browsing…di portal berita, detik dan oke…keduanya masih headline tema berita yang sama
“Jenderal Besar Itu Akhirnya Pergi” okezone menulis begitu di headline nya, kemudian Mega diberitakan gak akan melayat pak Harto…coz beliau sedang di luar negeri dan puan maharani yang akan mewakili.. (kondangan kalee diwakili..)..yang parahnya, wartawati RCTI Lady Simarmata tertabrak mobil Land Cruiser warna hitam yang tengah mengawal mobil jenazah Pak Harto keluar gedung RSPP.. pasalnya, kata okezone…ia nekat berada di clear area yang telah disterilkan aparat sejak satu jam sebelumnya. Oya..adalagi dari okezone..Hotnews nya menuliskan bahwa Camelia Malik, menangis histeris di RSPP ketika mengetahui Pak harto meninggal.
Yang luar biasa, Presiden SBY mencanangkan tujuh hari berkabung terkait wafatnya Soeharto. SBY juga meminta kepada masyarakat agar mengibarkan bendera setengah tiang di lingkungan masing-masing.
huwaaahhh
masih ada berita lainnya gak????
Komentar (2)
Komentar (1)
Tinggalkan sebuah Komentar