Archive for Januari, 2007

Kematian yang misteruis

Posted on Januari 31, 2007. Filed under: harian |

Rada ngeri mau cerita tentang kematian. Pasalnya hidup itu emang gak tau kapan ujungnya. Lihat saja hari ini, kita, okelah masih seiring sejalan (cieh) tapi gak tau besok, lusa, taon depan, atau kapanpun… kita gak tau ajal ini kapan menjemput.
Kemarin, sister gue cerita tentang meninggalnya teman sepondok dulu pas semester dua…Bener2 deh, gak nyangka abiz. [...]

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Abang Lorend

Posted on Januari 31, 2007. Filed under: harian |

Keren banget nih abang. Beliau adalah seorang bule muallaf yang gak sungkan untuk ngebantu anak-anak. Beliau punya hamasah yang luar biasa. Di panti asuhan yang dikelolanya ia turut andil dalam “membesarkan” anak-anak di sekitarnya, baik yang kurang mampu ataupun yatim piatu. Subhanallah. Ngajarin anak-anak dengan bahasa asing adalah kebiasaannya di panti. menyiapkan makanan, membersihkan [...]

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Hujan

Posted on Januari 29, 2007. Filed under: harian |

Sedari pagi, hujan mengintai kota Makassar. setelah itu, kota pun basah. Mungkin ada yang menggerutu, mencak-mencak karena tidak membawa payung, ataupun bermalas-malasan di rumah, merasa kativitas terhalangi…atau menyumpah-nyumpah dengan alasan apa saja yang negatif dan menyalahkan hujan hari ini.
Siang menjadi pagi dan matahari malas untuk memunculkan dirinya. Pakaian menjadi basah, sepatu pun harus [...]

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Seonggok kisah

Posted on Januari 26, 2007. Filed under: harian |

Sudut hati yang rapuh
dan kepala yang pening
Mengulang semua rekaman cerita

Sudut hati yang galau dan lumpuh
Mengenang kebaikanmu

Sudut hati yang tak dapat berbohong
mengatakan dirimu hampir mati
Dalam jiwaku

Terima kasih
Untuk dirimu yang angkuh
Untuk pelajaran memahami
Untuk pelajaran kesabaran
Dan pelajaran untuk tidak putus asa

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Tentang Sahabat

Posted on Januari 26, 2007. Filed under: harian |

Kemarin kami berbicara tentang sahabat….
Sahabat,Kemana lagi kita bertualang
seperti angin yang menyisir pantaiseperti oase di padang pasirsaat mata hampir terpejammulut semakin keringdan hati semakin keruh
ruangan kau ciptakanlapang tak bertepitempat kita mengadu rindupada sang pemilik rindu
sahabat,kau kah di sisi?lari ku caribayangmu tak ku gapai
sahabat,jawabmu pada gundahkupada luka memar hatikusepi
sahabat…adakah kau?

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

« Previous Entries

    About

    kapan dan dimanapun, kita dapat belajar pada siapapun

    RSS

    Subscribe Via RSS

    • Subscribe with Bloglines
    • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
    • Subscribe in Google Reader
    • Add to My Yahoo!
    • Subscribe in NewsGator Online
    • Komentar-komentar terakhir pada seluruh tulisan dalam RSS
    • Subscribe in Rojo

    Meta

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...